Aku Adalah Seorang Ibu rumah Tangga Yang memiliki 2 orang anak, anak ku yang pertama sekarang sedang menjalani kuliah di salah satu universitas swasta di bandung, sementara yang ke2 sekarang sedang bersekolah di slah satu pondok pesantren ternama di bandung, kebetulan ke 2 anak ku tersebut tidak tinggal di rumah anakku yang pertama memilih untuk kos karena jarak tempat kuliah dan rumah kami yang cukup jauh, sementara anakku yang bontot harus tinngal di mes.
tinggal lah aku bersama sang suami yang tinggal dirumah kami, oh ya kenalka nama saya deby istri dari seorang Pns, suami sekarang bertugas di salah satu kantor urusan agama, ya suami ku adalah orang yang menyandang gelar sarjana agama, meski begitu suami ku jauh dari kata sebagai orang baik.
suami ku adalah seorang pemabuk, bahkan sangat suka main perempuan dan sering kali jarang pulang kerumah. itulah yang membuat saya sangat sering kesepian sering kali saya pada saat malam hari saat suami ku tak pulang terbayang oleh ku sang suami yang sedang asik bercinta bersama selingkuhannya, sementara saya sering melampiaskan nafsu seks ku haya dengan menggosokkan tangan ke nonok ku, maklum sebagai wanita normal aku masih cukup bergairah dengan seks karena usiaku yang masih 40 tahun.
aku adalah wanita yang bertubuh agak gemuk dengan payudara yang bisa dikatakan cukup besar dan pinggul yang lumayan, tapi ya yang namanya lelaki emang sering merasa kurang, padahal saat di ranjang aku bisa memuaskannya sering kali dia yang Ko duluan.
Pada suatu hari suamiku sudah hampi satu minggu tak pulangsedangkan lampu di kamar rusak dan aku sama sekali tidak mengerti bagaimana cara memperbakinya, jadi aku memutuskan untuk memanggil tetangga ku yang kebetulan seorang pemuda yang sedang melakukan KKN di keluran kami dan kos di samping rumah kami, pemuda itu bernama reza sebenarnya mereka kos bersama 5.
langsung saya ajak reza langsung menuju kamar ,
deby; ini dek lampu yang rusak, adek bisa gk kira2 benerinya
reza; ini masalah gampang mbak(sambil senyum)
deby; ini dek kursi , hati2 ya ntar jatoh(ledek saya)
reza pun langsung naik dan memuta lampun tsb hingga lepas dari kepalany
reza; tolong mbak ini pegang lampunya,
langsung saya ambil lampu yang rusak dan memberikan lampu yang baru agar bisa langsung di pasang oleh reza, saat itulah saya tidak sengaja melihat benda yang menggantung di balik celana pendek reza, aku berusaha biasa saja padahal aku begitu kagum melihatnya karena ukurannya yang jauh lebih besar dari burung suami ku,
reza; aduhhh mbak maaf saya lupa pake celana dalam karena tadi buru buru
rupanya reza menyadrinya juga, mungkin karena aku dari tadi begitu fokus kearah itu,, heheh
deby; gk pp kok, udah lama juga gk liat(sambil senyu)
reza; emang suami mbak udah lama gk pulang(tanya reza)
deby; iya dek udah lama, kan mbak jadi kesepian
setelah itu reza pun dari kursi, tak kusangka dia dengan berani langsung melumat bibriku sambil tangan kananya meremas susu gede saya,
saya pun tak kuasa menolak karena gejolak birahi yang sudah memuncak sehingga kami berdua pun asyik saling isep bibir, dan saya pun menikmati remasan demi remasan yang dilakukan reza hingga tak kusadari reza telah mengagkat baju ku hingga di atas dadaku dan dengan sigapnya ia mengangkat Bh ku sehingga menyembul lah kedua bukit kembar dengan puting yang sudah sangat kencang karena rangsanganya,
reza; mbak aku mau isep susunya bolehkan?
deby; boleh dek, sepuas kamu tapi ingat ini rahasia kita berdua
reza hanya mengangguk dan langsung bibirnya menghisap susu ku dengan sangat buas, seperti bayi yang kelaparan,
deby; ahhhhuhhhh,, terus dek sedotttt,, kamu pinterrrrr,,
reza; kok susu mbak masih kencang dan enak banget,,,
saya tak menjawab karena sudah terbuai dengan sedotan di putingku,, saya justru berusah menurunkan celana pendeknya, setelah celana berhasil sya turunkan langsung saya genggam peler yang sudah lama tak rasakan, betapa terkejutnya karena begitu besar peler bocah ini mungkin panjangnya sekitar 17cm, jauh jika di bandingkan punya suamiku,
deby; waahh besar sekali dek punya muu?
reza; jangan cuma di elus2 mbak, ayo iseppp
tanpa pikir panjang saya langsung berlutut dan dengan buas nyepong, hampir tak muat peler ini di mulutku tapi sangat nikmat, kulihat reza hanya merem melek menikmati kuluman ku,
setelah puas nyepong kudorng reza hingga terlentang di ranjang dengan kontol yang sudah ngaceng hingga membuat ku lupa jika aku sudah bersuami.
langsung aku naik di atas tubuhnya dan kupegang peler yang benar2 idaman semua wanita dan kuarahkan ke lubang ketok ku yang sudah sangat basah, blesssss
deby; aahhhuhhjjh,,, dek kontol mu enaaaakkkk uuhhhh,
reza; ketokkk mbak juga masih legit(sambil memegang susu ku yang tergantung di hadapanya
ku goyang sesukaku, ku naik turunkan sambil sesekali kuputar pantatku,, luar biasa nikmatnya kontol ini,,
sekali kali kami pun berciuman dengan ganasnya dan ku isep lehernya hingga dy melenguh,
puas dengan posisi women on top langsung aku lepas kontolnya dai ketokku dan aku langsung nungging dy pun langsung mengerti kalo aku ingin di dogy, dengan cepat dia langsung menyodok ketok ku dari belakang
deby; uhhhh, terus dek tembak terus enaakkk,,
reza; mbak akuuuu mau keluuarrrr,, aahahhh
deby; tahan dek dikit lagi mbak juga mau keluaarrrr,, kontol nya enaaakkk aahhh
setelah itu kami pun mencapai klimaks , sungguh nikmat dan aku benar benar puas, setelah itu kami pun langsung memkai baju dan reza langsung pulang dengansebuah ciuman di bibir dan berbisik,
reza; makasih sayang atas kenikatannya,
kami pun sering malakuka hubungan intim di saat keadaan memungkinkan atau kami ketemuan di hotel. sekian
Senin, 11 September 2017
Cerita seks Ku Dengan Seorang Mahasiswa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Write komentar